MALANG — Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang sukses menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Berlangsung khidmat dan meriah, kegiatan ini dipusatkan di Lapangan & Aula KH. Moch Said, UNIRA Malang, pada Sabtu, 5 September 2026, mulai pukul 06.30 hingga 16.30 WIB.
Mengusung tema “Generasi Khayra Ummah: Berkarya, Berdampak, dan Menebarkan Perdamaian”, PKKMB tahun ini diikuti oleh 400 mahasiswa yang hadir dari total 500 mahasiswa baru yang tergabung dalam angkatan resmi bernama “Narendra Anom 2026”. Rangkaian acara hari itu diawali dengan pembacaan Maulid Diba’, apel pembukaan, penyampaian materi dari berbagai narasumber kompeten, hingga ditutup dengan penyerahan mahasiswa secara resmi ke tingkat fakultas masing-masing.
Motivasi Kepemimpinan dan Apresiasi dari Bupati Malang
Acara inti diawali dengan Sesi Apel dan Sambutan Utama yang dipimpin oleh Dr. Hasan Bisri, M.Pd. selaku pembina apel. Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M., yang memberikan sambutan serta motivasi langsung kepada ratusan mahasiswa baru.

Bupati Malang berpesan agar para mahasiswa tidak pernah merasa minder berkuliah di perguruan tinggi swasta, mengingat mereka adalah calon-calon pemimpin dan bupati masa depan. Ia juga memaparkan berbagai prestasi Kabupaten Malang sebagai salah satu kabupaten terbaik di bidang industri, serta berharap agar UNIRA dapat terus mencetak prestasi gemilang.
Selain itu, mahasiswa diimbau untuk senantiasa giat belajar, rajin memperbanyak sholawat dan istigfar, serta memiliki keberanian dalam menyuarakkan kebenaran. Dalam pesannya, Bupati Malang juga menyampaikan ungkapan motivasi lokal bernada humor namun sarat makna:
“Orang itu pokok pinter, dunyone sing golek i… Kalo kalian tambah pinter, duek e nambah akeh, tapi lek kalian gak pinter ojo ngarep-ngarep duek.”
Wawasan Kebangsaan dan Pembentukan Karakter Anti-Kekerasan
Memasuki sesi materi pertama pembekalan mengenai Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara yang disampaikan oleh Kapten Inf Pradika Rendy (Dandim / mewakili Kodim 0818), serta materi terkait pencegahan kekerasan seksual dan perundungan oleh perwakilan Polres Malang, dengan dimoderatori oleh Dr. Ilma Fahmi Aziza, M.Pd.I.
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya pemahaman ideologi Pancasila, dasar hukum, luas wilayah Indonesia, serta kedaulatan pemerintahan. Pembukaan UUD 1945 juga ditekankan sebagai dasar hukum negara yang bersifat mutlak dan tidak dapat diubah atau diamandemen, di mana Pancasila harus dijadikan acuan utama dalam berpikir dan berperilaku bermasyarakat dan bernegara.
Kemudahan Administrasi dan Keuangan Kampus
Pada sesi kedua mahasiswa diperkenalkan dengan Sistem Administrasi Umum dan Keuangan Perguruan Tinggi yang disampaikan oleh Ibu Hesti (Administrasi Umum & Keuangan) bersama perwakilan Bank BSI, dipandu oleh moderator Ilun Lailatul H., M.Pd.Disampaikan bahwa administrasi umum memegang peranan vital dalam mengelola operasional, fasilitas, dan pelayanan guna menunjang kelancaran aktivitas akademik mahasiswa. Selain itu, untuk meringankan beban mahasiswa, pembayaran administrasi kuliah kini diberikan kemudahan berupa fasilitas angsuran bulanan melalui kerja sama dengan Bank BSI setelah melalui proses konseling dengan bagian keuangan.
Penguatan Sistem Perguruan Tinggi dan Tri Dharma Mahasiswa
Sesi paralel menghadirkan jajaran Wakil Rektor UNIRA. Wakil Rektor I, Dr. Yulianti, S.Pd., M.Pd., memberikan materi seputar wawasan perguruan tinggi, di mana ia menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skill dan soft skill bagi mahasiswa agar mampu memahami teori tidak hanya secara individu, tetapi juga secara kolektif.
Sementara itu, Wakil Rektor III sekaligus pembina apel sebelumnya, Dr. Hasan Bisri, M.Pd., memaparkan materi mengenai tupoksi dan eksistensi mahasiswa di era modern. Ia mendorong agar mahasiswa muda aktif mengeksplorasi luasnya dunia pengetahuan serta senantiasa memegang teguh tiga fungsi utama mahasiswa, yakni sebagai Agent of Change (agen perubahan), Social Control (penyeimbang suara rakyat), dan Iron Stock (penerus bangsa yang berintegritas tinggi).
Melalui rangkaian PKKMB 2026 ini, angkatan “Narendra Anom 2026” diharapkan mampu bertransformasi menjadi insan akademis yang cerdas, berkarakter mulia, serta siap memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas sesuai dengan semangat Khayra Ummah.


Leave a Reply