Pemberangkatan KKN-T (Kuliah Kerja Nyata – Tematik) UNIRA (Universitas Islam Raden Rahmat Malang) Kelompok 2 dilaksanakan pada tanggal 12 Januari 2026 pukul 10.30 WIB. Seluruh anggota kelompok bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Yusuf Eko Wahyudi, berangkat menuju Balai Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Sesampainya di Balai Desa Srigonco, Mahasiswa KKN-T UNIRA bertemu dengan beberapa perangkat desa. Mahasiswa menyapa para pejabat desa dan disambut dengan ramah. Namun, karena kedatangan Mahasiswa bertepatan dengan waktu istirahat (ISHOMA), beberapa perangkat desa belum berada di tempat sehingga Mahasiswa harus menunggu hingga kegiatan tersebut selesai.
Dikarenakan Plt. Kepala Desa sedang tidak berada di balai desa karena suatu keperluan, Mahasiswa ditemui oleh Bapak Hariadi, selaku Sekretaris Desa Srigonco. Beliau menyambut kedatangannya dengan sangat ramah. DPL kemudian memperkenalkan bahwa mereka adalah mahasiswa KKN-T UNIRA yang akan melaksanakan kegiatan selama satu bulan, terhitung mulai 12 Januari hingga 14 Februari 2026.
Bapak Hariadi juga menjelaskan mengenai budaya masyarakat Desa Srigonco yang dikenal ramah dan gemar bercanda. Selain itu, beliau memperkenalkan beberapa perangkat desa yang akan berhubungan langsung dengan Mahasiswa, seperti kepala dusun dan salah satu perangkat desa yang rumahnya dijadikan sebagai posko. Sekdes pun dipersilakan untuk memperkenalkan diri satu per satu. Beliau menanyakan beberapa hal terkait posko dan program kerja yang akan Mahasiswa laksanakan. Setelah pembahasan program kerja selesai, DPL secara resmi memasrahkan Mahasiswa kepada pihak desa yang diwakili oleh Sekretaris Desa. Selanjutnya, Mereka pun pamit untuk menuju lokasi posko.
Perjalanan menuju posko terbilang cukup sulit. Dalam perjalanan tersebut, salah satu mahasiswa, yang bernama Alfriza, terjatuh dan mengalami luka di bagian lutut.
Sesampainya di posko, keramahan masyarakat Desa Srigonco kembali dirasakan. Penyambutan dengan hangat oleh pemilik rumah yang dijadikan posko putri, yaitu Ibu Misnaton. Beliau bahkan telah menyiapkan makanan. Setelah DPL selesai makan, beliau melakukan pemasrahan terakhir sekaligus berpamitan untuk pulang.
Setelah itu, Mahasiswa beristirahat sejenak, kemudian melanjutkan kegiatan dengan bersosialisasi ke Ketua RT 02, karena posko Mahasiswa berada di wilayah tersebut. Setibanya di rumah Ketua RT, Mereka disambut dengan sangat baik. mereka memperkenalkan diri sebagai mahasiswa KKN-T UNIRA yang akan melaksanakan kegiatan selama satu bulan di Desa Srigonco, dengan posko yang berada di salah satu rumah warga RT 02.
Beberapa Mahasiswa sempat terkejut melihat banyaknya sertifikat yang terpajang di ruang tamu rumah Ketua RT. Beliau kemudian menjelaskan:
“Wong RT loro iki guyub rukun, kompak lek onok kerja bakti yo melok kabeh, opo maneh lek onok kegiatan nyambut dina gedhe. Iku podo gotong royong resik-resik deso nganti lali wektu, biasane nganti bengi.”
Yang berarti bahwa warga RT 02 sangat rukun dan kompak, selalu bergotong royong dalam setiap kegiatan, terutama saat menyambut hari besar, bahkan sering berlangsung hingga larut malam.
Dari penjelasan tersebut, Mahasiswa memahami alasan mengapa RT 02 memperoleh banyak sertifikat prestasi. Beberapa saat kemudian, Mahasiswa berpamitan untuk kembali ke posko karena hari sudah malam dan hujan mulai turun. Setibanya di posko, Mahasiswa beristirahat agar keesokan harinya dapat melanjutkan kegiatan dengan lebih efektif.

Keesokan harinya, karena salah satu program kerja sekunder mereka adalah membantu kegiatan TPQ, mereka mencari TPQ terdekat dari posko. Ternyata terdapat TPQ Al-Hidayah yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggal kami. Di sana, mereka bertemu dengan Ustadzah Nurul yang sedang mengajar para santri. Mahasiswa diberi izin untuk langsung membantu proses pembelajaran. Setelah kegiatan mengaji selesai, Mahasiswa diperkenankan memperkenalkan diri kepada para santri, kemudian mereka dipulangkan.
Selanjutnya, Mahasiswa berdiskusi dengan Ustadzah Nurul terkait program kerja yang akan dilaksanakan. Beliau menyambut dengan antusias dan menerima dengan senang hati.

Setelah dari TPQ Al-Hidayah dilanjutkan kegiatan sosialisasi ke rumah Ketua RT 01. Mahasiswa menanyakan beberapa kegiatan yang ada di Desa Srigonco. Beliau menyampaikan bahwa pada minggu tersebut akan diadakan acara Isra’ Mi’raj. Ketua RT 01 sangat senang dengan kedatangannya dan mengundang untuk turut hadir dalam acara tersebut. Mahasiswa pun merasa bersyukur atas undangan tersebut dan berniat untuk mengikutinya.
Penulis: Jurnalistik KKN-T kelompok 02

Leave a Reply