{"id":101,"date":"2026-02-11T03:56:28","date_gmt":"2026-02-11T03:56:28","guid":{"rendered":"https:\/\/pers.unira.my.id\/?p=101"},"modified":"2026-02-11T03:56:31","modified_gmt":"2026-02-11T03:56:31","slug":"tabuh-kentongan-rektor-unira-resmi-lepas-pasukan-penguat-ekosistem-wisata-ke-10-kecamatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/2026\/02\/11\/tabuh-kentongan-rektor-unira-resmi-lepas-pasukan-penguat-ekosistem-wisata-ke-10-kecamatan\/","title":{"rendered":"Tabuh Kentongan Rektor UNIRA Resmi Lepas Pasukan Penguat Ekosistem Wisata ke-10 Kecamatan"},"content":{"rendered":"\n<p>MALANG \u2013 Suara riuh tabuhan kentongan menggema di halaman Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang, menandai dimulainya misi pengabdian ratusan mahasiswa. Rektor UNIRA Malang, H. Imron Rosyadi Hamid, S.E., M.Si., Ph.D., secara simbolis melepas 254 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Semester Ganjil 2025\/2026.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"2560\" height=\"1440\" data-id=\"105\" src=\"https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-scaled.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-105\" srcset=\"https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-scaled.jpg 2560w, https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-300x169.jpg 300w, https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-768x432.jpg 768w, https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/pers.unira.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Salinan-IMG_2259-1-edited-2048x1152.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 2560px) 100vw, 2560px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em><em>Sumber: Dok. Mahasiswa KKN-T kelompok 14<\/em><\/em><\/figcaption><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p>Para mahasiswa yang diibaratkan sebagai &#8220;pasukan&#8221; penggerak desa ini akan disebar ke 15 desa di 10 kecamatan Kabupaten Malang. Mereka membawa misi besar bertajuk &#8220;Penguatan Ekosistem Desa Wisata yang Berdampak dan Berkelanjutan&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNIRA Malang, Dr. Abdillah Ubaidi Djawahir, S.E., MM., dalam laporannya mengingatkan bahwa momen KKN ini membawa nama baik almamater. Ia menegaskan agar ilmu yang dipelajari di kampus dapat dikonversi menjadi keterampilan yang bermanfaat bagi warga.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tentu ini saran penting yang akan mempengaruhi jalan adik-adik ke depan. Ilmu dan pengetahuan akan kita terapkan ke masyarakat. Ini adalah pelatihan dan keterampilan yang harus membawa kemanfaatan bagi kemasyarakatan,&#8221; tegas Ubaidillah.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia juga menambahkan bahwa program ini harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi desa lokasi pengabdian. Setelah pelepasan, mahasiswa akan memasuki masa orientasi di desa untuk kemudian melakukan adaptasi lingkungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain arahan dari LPPM, dalam pembekalan tersebut mahasiswa juga diingatkan mengenai tantangan pengembangan desa wisata. Ditekankan bahwa desa wisata tidak dapat terbentuk secara instan dalam setahun, melainkan membutuhkan proses panjang hingga 10 tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, fokus utama mahasiswa tidak hanya pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). Mahasiswa didorong untuk mengubah pola pikir masyarakat, mulai dari hal mendasar seperti kesadaran lingkungan dan pengelolaan sampah, hingga penggalian potensi lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memperkuat ekosistem tersebut, mahasiswa dibekali strategi pengembangan melalui tiga kekuatan utama, yakni: Destinasi (Alam), Seni Budaya, dan Religi.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Penulis: Jurnalistik KKN-T kelompok 14<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber: Dok. Mahasiswa KKN-T kelompok 14<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":102,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,6,7],"tags":[],"class_list":["post-101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","category-berita","category-blog"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101\/revisions\/106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pers.unira.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}