
Wonokerto, 5 Agustus 2026 Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Kelompok 08 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang kembali menghadirkan pembelajaran yang menarik melalui praktik pembuatan yogurt bersama siswa kelas IV, V, dan VI di SDN 04 Wonokerto. Dengan memanfaatkan susu murni sebagai bahan utama, siswa diajak mengenal konsep bioteknologi sederhana melalui pengalaman belajar secara langsung.
Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai pengertian yogurt, proses fermentasi, serta manfaatnya bagi kesehatan. Mahasiswa PPL juga memperkenalkan berbagai alat yang digunakan dalam pembuatan yogurt, seperti kompor untuk memanaskan susu dan termometer untuk mengukur suhu agar proses fermentasi dapat berlangsung dengan baik. Penjelasan tersebut membuat siswa semakin memahami bahwa sains dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Agar seluruh siswa dapat terlibat secara aktif, peserta dibagi menjadi tiga kelompok kecil. Setiap kelompok didampingi oleh mahasiswa PPL selama proses praktik berlangsung. Para siswa bergantian mengamati proses pemanasan susu, memperhatikan pengukuran suhu menggunakan termometer, hingga memahami tahapan pencampuran kultur bakteri sebagai awal proses fermentasi.
Suasana kelas berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Banyak siswa mengajukan pertanyaan mengenai perubahan susu menjadi yogurt serta manfaat bakteri baik bagi tubuh. Semangat belajar mereka terlihat dari keinginan untuk ikut mencoba setiap tahapan yang diperagakan oleh mahasiswa PPL.
Salah satu siswi kelas IV, Bilqis, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembelajaran kali ini berbeda dari biasanya karena tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga melihat secara langsung proses pembuatan yogurt.
“Saya senang sekali karena bisa melihat cara membuat yogurt dari susu murni. Ternyata membuat yogurt itu menarik dan saya jadi tahu kenapa harus memakai termometer,” ujar Bilqis dengan penuh semangat.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Melalui praktik sederhana ini, mahasiswa PPL Kelompok 08 UNIRA berharap siswa tidak hanya mengenal bioteknologi sebagai materi pelajaran, tetapi juga mampu memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berbasis praktik seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, melatih kemampuan berpikir ilmiah, serta membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan bermakna.

Leave a Reply